Proposal Usaha Peternakan

Personal Data

Nama                                       : Mokh Makhrom

Tempat & Tanggal Lahir         : Pemalang 18 November 1990

Status Pendidikan                   : Mahasiswa Jurusan S1 Pendidikan Agama Islam STAIN Pekalongan

Alamat                                    : Jl Mawar Rt 002 Rw 001 Dusun Temuireng Desa Sukorejo Kec Ulujami

Kab Pemalang

Telpon/mobile                         : 085641851562

Email                                       : Mokhmakhrom@yahoo.com

 

  1. Jenis Usaha

Budidaya Ikan Lele dan Peternakan Ayam Kampung

“Mandiri Jaya”

  1. Latar Belakang

Usaha budidaya ikan lele dombo dan peternekan ayam kampung merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang penyediaan pangan, melihat kodisi daerah Pemalang dan sekitarnya banyak restoran, warung makan aneka menu ayam kampung dan pedagang lamongan yang membutuhkan suplai ikan lele dan ayam kampung yang cukup banyak. Semua itu menjadi dorongan motivasi untuk merealisasikan usaha budidaya ikan lele dan peternakan ayam kampung. Usaha ini sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di pulau jawa budidaya ikan lele dan ayam kampung berkembang pesat dikarenakan

1)      Ternak Ayam dan Budidaya ikan lele dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas

2)      Teknologi Berternak dan Budidaya relative mudah dikuasai masyarakat

3)      Pemasaran relative mudah

4)      Modal yang dibutuhkan relative rendah

Usaha ini dikelola dengan beberaga strategi pengelolaan dan strategi pemasaran yang tepat dan baik. Di antaranya pengelolaannya adalah memberikan perawatan yang intensif kepada ikan-ikan lele dan ayam-ayam kampung ketika membersihkan kolam lele dan kandang ayam, maupun memberikan makanan, sedangkan strategi pemasaran dengan menjalin kerja sama dengan pedagang warung lamongan, restoran maupun warung makan lainya. Serta mempromosikan melalui media promosi.

  1. Visi dan Misi
    1. Visi
  • Menciptakan lapangan pekerjaan
  • Menambah pendapatan
  • Dan menjadi perusahaan peternakan lele dan ayam yang amanah dan bertanggung jawab
  1. Misi
  • Menjadi salah satu perusahaan yang menyuplai lele dan ayam kampung di daerah pemalang dan sekitarnya
  • Membudidayaka lele dan ternak ayam kampung yang berkualitas tinggi yaitu sehat dan terjangkau
  • Menjadi perusahaan ternak yang peduli terhadap masyarakat sekitar
  1. Faktor Kunci Sukses

Kunci keberhasilan bagi budidaya lele dan ternak ayam adalah

  • Budidaya ikan lele dan ternak ayam menggunakan bibit lele dumbo dan ayam yang unggul untuk menjaga kualitas
  • Keadaan kolam dan lahan ternak ayam yang strategis dan luas sehingga mampu menampung banyak lele. Dan ayam untuk diternak
  • Menejemen keuangan dan sumber daya manusia yang professional
  • Disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan setiap perkerjaan
  • Menjaga silahturahmi hubungan yang baik dengan karyawan dan konsumen
  • Memberikan peluang usaha kepada masyarakat dan wirausahawan pemula lainya
  • Menyisahkan dana untuk zakat wajib 10% dari hasil penghasilan
  1. Gambaran Umum Bentuk Usaha

Usaha peternakan ayam kampung dan budidaya lele, yang memiliki sumberdaya-sumberdaya manusia yang handal dan memiliki kapabilitas di dalamnya dari mulai menejerial, pengembangan dan teknis lapangan.

Dalam usaha ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan bibit yang dihasilkan berkualitas dan quantitas dalam masa pembesaran ikan lele, disisi lain peternakan ayam kampung juga memerlukan waktu yang cuku

 

  1. Analiss Pesaing
    1. Pesaing

Banyaknya petani yang membudidaya lele dan ternak ayam di daerah pemalang tidak membuat pesimis karena faktanya lele dan ayam kampung yang dikonsumsi sehari-hari masih disuplay dari luar daerah sehingga suplay dari pemalang sendiri masih kurang.

  1. Resiko dan Hambatan

Resiko yang dipertimbangkan dalam memulai dan mengembangan usaha ini adalah :

  • Hama penyakit  yang ada ketika peternakan berlangsung
  • Tingkat mortalitas yang tinggi

Kedua resiko ini bisa diminimalisir dengan cara perawatan yang baik dan benar. Ketika ternak ayam terdapat ayam yang mati bisa digunakan untuk makanan lele dengan membakar dahulu ayam yang telah mati kemudian di letakan di kolam ikan lele sebagai makanan.

  1. Analisis Swot
  • Kelebihan
  1. Masih tingginya permintaan pasar terhadap lele dan ayam kampung dilihat dari mahalnya harga ikan lele dan ayam kampung di pasar
  2. Murahnya harga pekerja
  3. Lele dan ayam kampung merupakan konsumsi yang banyang diminati
  4. Telur ayam kampung yang memiliki pasar yang cukup banyak
  • Kekurangan
  1. Jauhnya jarak antara tengkulak dengan tambak, antara ternak ayam dengan warung makan, menambah biaya transportasi.
  • Runga kesempatan yang tersedia
  1. Banyaknya penjual lele dan ayam di pasar dan banyaknya warung makan, menjadi nilai tambah bererti masih mudah dalam pemasaran
  2. Belum banyak pengembangan hasil produk pakan berbahan ikan lele dan ayam kampung menjadi wilayah oleh sendiri
  • Ancaman dan penanggulangannya
  1. Banjir menjadi ancaman terhadap jenis peternakan ikan tidak terkecuali ikan lele. Untuk itu sudah jelas pasti menyediakan lahan yang aman dari banjir
  2. Musim hujan menjadi ancaman bagi ternak ayam karena musim itu banyak ayam yang mati karena kedinginan. Untuk itu setiap kandang ternak ayam di kasih lampu listrik untuk memberikan kehangatan.
  3. Hama seperti luak, wirok (tikus besar) dan ular menjadi pentingf untuk dihawatirkan karena dapat menurunkan jumlah produksi ikan lele dan ayam kampung. Untuk menanggulanginya dengan memberikan batas pagar dan membuat jebakan guna  mengurangi jumlah kerugiaan yang dihasilkan karena kemungkinan terserang oleh hama ini.
  4. Penyakin virus flu burung menjadi ancaman bagi peternak ayam kampung. Untuk menanggulanginya dengan menjaga kebersihan kandang ternak dan memberikan obat anti flu burung terhadap ayam-ayam ternak
  5. Penyakit ikan lele bisa menyerang pertenakan ikan lele. Untuk menanggulanginya dengan menjaga kadar kualitas air dengan menguras jika menukan kadar air yang tidak baik.
  • Analisis pengembangan
  1. Dikarenakan masih sangat tingginya permintaan pasar terhadap lele dan ayam kampung, sehingga untuk mengembangan lahan dalam jumlah banyakpun masih dirasa memungkinkan jika mengincar pasar yang sudah ada. Seperti misalnya diciptakannya frencise peternakan lele dan ayam kampung yang nantinya hanya bermodalkan bibit yang diproduksi sendiri sehingga dapat menjual hasil bibit, peralatan dan pangan orang yang mengikuti.
  2. Menciptakan produk makanan dari bahan lele dan ayam misalnya krupuk lele, krupuk ayam, itu menjadi trobosan baru.
  3. Penjelasan Singkat Modal Awal
  4. Modal peternakan ikan lele

 

KOMPONEN BIAYA

SATUAN

BIAYA

TOTAL

  1. Pelaksana program
  2. Benih ikan
10.000        ekor 300 3.000.000
  1. Pengadaan pakan
4         10 kg/bulan 100.000 400.000
  1. Obat-obatan dll
2       paket 100.000 200.000
  1. Kolam tembok
4       lembar 1500.000 6.000.000
  1. Peralatan dan pengairan
4       paket 250.000 1.000.000
  1. Pasca panen
  2. perlengkapan
2      paket 1000.000 2.000.000
  1. transportasi
2      paket 100.000 200.000
  1. total
    12.800.000

 

 

  1. Modal peternakan ayam kampung
Komponen biaya satuan biaya Total
  1. Pelaksana program
 
Bibit ayam betina 100     ekor 30.000 3.000.000
Bibit ayam jantan 30      ekor 30.000 900.000
Pengadaan pakan 5        50 kg 100.000 500.000
Obat-obatan dll 10        paket 100.000 1.000.000
Kandang ayam 4      kandang 1000.000 4.000.000
Peralatan 11      paket 200.000 2.200.000
  1. Pasca panen
     
Perlengkapan/tranportasi 1 paket 600.000 600.000
  1. Total
    12.200.000

Total investasi modal pudiaya ikan lele dan peternakan ayam kampung sebesar 25.000.000

 

  1. keuntungan ikan lele

dari investasi awal tersebet maka dapat dihitung cash flow dengan asumsi bahwa minimal lele tiga kali panen dalam satu tahun, dan jumlah tingkat kehidupan hanya 80% yang nantinya dapat ditekan hingga 90% karena kami memiliki sumberdaya yang mendukung.

 

Bibit Tingkat kehidupan Jumlah 7 lele per kg Harga/kg Total
10.000 80% 8.000 = 1130 13.000 14.690.000

 

Maka keuntungan bersih yang diperoleh pada panen pertama

= keuntungan – modal awal

= 14.690.000 – 12.800.000

= 1.890.000

Jadi keuntungan pada panen pertama diperoleh laba 1.890.000

Pada panen kedua dan ketiga keuntungan yang diperoleh  persekali panen adalah

= keuntungan – biaya operasional

= 14.690.000 –  6.800.000

= 7.890.000

Keuntungan yang didapat pada periode panen kedua dan ketiga adalah sama yakni = 7.890.000/panen.

  1. Keuangan ayam kampung

Dari investasi awal tersebut maka dapat dihitung casc flow dengan asumsi bahwa minimal ayam empat kali panen dalam satu tahun dan tingkat kehidupan 80% yang nantinya ditekan hingga 90% karena kami memiliki sumber daya yang mendukung. Dan berasumsi setiap bibit betina  menetaskan 10 ekor itik.

 

Peternakan ayam kampung

Bibit  ayam betina 1 bibit menetaskan 10 ekor itik 3bln umur ayam Harga ayam dewasa 1 20.000 Total
100 100*10= 1000 1000*20.000 20.000.000

 

Maka keuntungan bersih yang diperoleh pada panen pertama

=  keuntungan – modal awal

= 20.000.000 – 12.200.000

= 7.800.000

Jadi keuntungan pada panen pertama diperoleh laba 7.800.000

Pada panen kedua, ketiga dan keempat keuntungan yang diperoleh  persekali panen adalah

= keuntungan – biaya operasional

= 20.000.000 –  8.200.000

= 11.800.000

Keuntungan yang didapat pada periode panen kedua dan ketiga adalah sama yakni = 11.800.000/panen.

Dari dua asset yang dimiliki yaiti budidaya ikan lele dan peternakan ayam kampung diperoleh keuntungan ya bisa di bilang besar dan sangat menguntungkan.

One thought on “Proposal Usaha Peternakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s